Aku datang dengan cinta...
lalu kau sambut aku dengan cela
Aku datang dengan duka...
Kau anggap aku sandiwara...
Segenap ide kutumpah ruah dalam ruang kosong sporadis ini
ingin kuatur sedemikian rupa agar tempat ini layak disebut rumah...
rumah bagi setiap pikiran kita...
rumah bagi setiap tindak kita
dan rumah bagi setiap kesenangan dan apa yang kita anggap benar
dan bukan hanya rumahmu...
seakan- akan hanya engkau yang berdarah membangunnya..
tidak...
ini bukan hanya rumahmu...
bukan hanya umahku
tapi rumah kita semua.
lalu mengapa engkau merasa sok dan berkuasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar